Ketahanan Pangan Polri Makin Masif, Polsek Sedati Intensif Dampingi Petani Jagung Wujudkan Swasembada Pangan di Sidoarjo

Ketahanan Pangan Polri Makin Masif, Polsek Sedati Intensif Dampingi Petani Jagung Wujudkan Swasembada Pangan di Sidoarjo

SIDOARJO – Komitmen Polresta Sidoarjo dalam mendukung Ketahanan Pangan Polri dan percepatan Swasembada Pangan Nasional terus diperkuat melalui pendampingan langsung kepada para petani. Salah satu langkah nyata dilakukan Polsek Sedati dengan mengawal pengelolaan lahan jagung Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Betro, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (7/7/2026).


Kegiatan tersebut merupakan implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan nasional. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar produktivitas lahan pertanian terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Pemantauan dipimpin Kanit Samapta Polsek Sedati Ipda Dony Iriano bersama Staf Binmas Aiptu Sulaiman, Bhabinkamtibmas, serta kelompok tani setempat. Mereka melakukan pengecekan menyeluruh terhadap pertumbuhan tanaman jagung, kondisi lahan, pemberian pupuk, hingga perawatan rutin guna memastikan tanaman tumbuh sehat dan siap menghasilkan panen yang optimal.


Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui penguatan ketahanan pangan dari tingkat desa.


"Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Kombes Pol. Christian Tobing.


Lahan jagung Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Betro dipersiapkan sebagai lokasi percontohan ketahanan pangan berbasis pekarangan. Program ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus menjadi sumber pangan bergizi dan tambahan pendapatan bagi masyarakat.


Kapolsek Sedati Iptu Masyita Dian Sugianto menjelaskan bahwa monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap tahapan budidaya berjalan sesuai standar, mulai dari pertumbuhan tanaman hingga kesiapan menghadapi masa panen.


"Kami terus bersinergi dengan kelompok tani melalui pemantauan dan pendampingan rutin agar tanaman jagung berkembang optimal. Harapannya, hasil panen dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Sedati," jelas Iptu Masyita.


Program Polisi Cinta Petani yang dijalankan Polsek Sedati mendapat apresiasi dari masyarakat dan kelompok tani. Kehadiran personel Polri di tengah aktivitas pertanian dinilai memberikan motivasi, rasa aman, serta pendampingan teknis yang membantu petani mengelola lahan secara lebih produktif.


Melalui kolaborasi yang erat antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani, Polresta Sidoarjo terus membuktikan komitmennya dalam menyukseskan program Ketahanan Pangan Polri. Pendampingan terhadap budidaya jagung ini diharapkan menjadi salah satu motor penggerak terwujudnya Swasembada Pangan Indonesia, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.